Rabu, 22 Mei 2013

Roti Kelapa



Tanaman kelapa adalah tanaman industri yang dapat menunjang perekonomian di Indonesia. Dari buah kelapa dapat dikembangkan berbagai industri yang menghasilkan produk pangan maupun non pangan mulai dari produk primer yang masih menampakkan cirri-ciri kelapa hingga yang tidak menampakkan cirri-ciri kelapa. Salah satu produk alternative yang dapat dikembangkan adalah Kelapa Parut Kering ( Tepung Kelapa ).
Tepung kelapa merupakan hasil dari proses daging kelapa yang merupakan salah satu sumber lemak nabati tetapi juga mengandung protein, serat serta zat-zat gizi lainnya. Tepung kelapa adalah daging kelapa yang dikeringkan, dihaluskan dan diproses dibawah kondisi yang higinies untuk konsumsi manusia.
A.     Bahan dan Alat
Bahan :

1.      Tepung kelapa
2.      Tepung terigu
3.      Ragi sacceharomyces cereviseal
4.      Gula
5.      Garam
6.      Bread improver
7.      Margarine
8.      Telur
9.      Air
Alat :
1.      Alat penggiling
2.      Alat pengepres
3.      Alat pencampur adonan (mixer)
4.      Oven
5.      Timbangan
B.     Proses Produksi
1.      Siapkan bahan berupa tepung terigu, tepung kelapa, ragi, telur, susu, gula, shortening, air, dan garam.
2.      Tepung terigu, tepung kelapa dan gula serta ragi dicampur sampai merata.
3.      Tambahkan telur dengan gula dan susu serta gatam.
4.      Masukkkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
5.      Setelah adonan agak lembut tambahkan shortening/minyak sedikit demi sedikit sampai adonan menjadi lembut.
6.      Biarkan adonan, tutup dengan plastic. Diamkan selama 10 menit.
7.      Taburkan tepung terigu pada meja kerja, tuangkan adonan ke atas meja, adonan di tekan-tekan untuk mengeluarkan udara yang berlebihan.
8.      Dibagi sesuai peruntukkan, sambil dipipihkan, dibuat bulat memanjang sesuai cetakan, masukkan kedalam cetakan yang sudah diolesi margarine. Biarkan selama 90 menit.
9.      Masukkan kedalam oven dengan suhu pembakaran 190-200 derajat celcius, selama 30 menit.
10.  Setelag matang, diamkan sebentar kemudian masih dalam keadaan hangat dikeluarkan dari cetakan.
11.  Setelah dingin, roti diiris tipis-tipis.
12.  Roti siap dikemas.
Kayuh Baimbai Mambangun Banua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar